KENDARI,(TEROPONGSULTRA) Massa yang mengatasnamakan keluarga besar mahasiswa Sulawesi tenggara (KBM - Sultra) menggelar aksi demonstrasi di kantor kejaksaan tinggi Sulawesi tenggara Senin 26 Juni 2023
Massa mendesak Kejaksaan tinggi Sulawesi tenggara (Kejati) memanggil dan memeriksa PT Cinta jaya ikhwal penjualan ore nikel serta adanya dugaan penggunaan dokumen terbang
Kordinator aksi KBM dalam orasinya menyampaikan berdasarkan hasil investigasi terkait maraknya aktivitas penambangan ore nikel di Sulawesi tenggara khususnya di blok mandiodo Konawe Utara, pihaknya menemukan adanya pelaku penambangan yang melanggar ketentuan undang undang pertambangan
Sehingga atas dasar temuan itu,KBM Sultra mendesak Kejati untuk segera memeriksa PT cinta jaya dalam dugaan keterlibatan penggunaan pelabuhan Jetty serta proses pemuatan dan penjualan ore nikel di wilayah PT Antam.
Tidak hanya itu, KBM Sultra juga menyorot adanya dugaan biaya sewa pemakaian Jetty PT cinta jaya sebesar 1.5 dollar USD/ metrik ton/ tongkang dimana, jika biaya tersebut di kalikan dalam kurs dollar akan menghasilkan 225.000.000 rupiah/ tongkang. sedangkan di ketahui, PT KKP tidak memiliki pelabuhan Jetty
Selanjutnya, dugaan keterlibatan langsung PT cinta jaya dalam penggunaan dokumennya dalam melakukan penjualan ore nikel di wilayah konsesi IUP PT Antam di blok mandiodo Konawe Utara dengan kalkulasi biaya pemakaian dokumen/tongkang 10.000 metrik ton sebesar 17 USD/metrik ton terhitung 17 dollar di kali kurs dollar ke rupiah Rp 15.000 di kali tongkang 10.000 metrik ton menghasilkan 2.250.000.000 rupiah/tongkang
Keluarga besar mahasiswa Sulawesi tenggara (KBM), juga mendukung Kejati Sultra untuk segera menetapkan tersangka kepada 38 perusahaan yang diduga terlibat dalam penambangan ilegal dan pemakaian dokumen terbang di blok mandiodo Konawe Utara
Sementara itu, pihak PT cinta jaya yang di hub via WhatsApp belum memberikan respon terkait aksi demonstrasi dari keluarga besar mahasiswa Sulawesi tenggara
Laporan : TIM
Tags :
