Kendari, Teropongsultra.com - Demi mewujudkan visi misi birokrasi yang berbasis teknologi dan mengedepankan akuntabilitas, Pemerintah Kota Kendari kembali merancang sistem birokrasi perjalanan dinas (e-SPPD). Sistem tersebut rencananya akan diuji coba pada November mendatang.
Plt Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir, menyatakan bahwa sistem tersebut nantinya akan terintegrasikan dengan data pegawai lingkup Pemkot Kendari, termasuk rincian perjalanan dinas, dan laporan-laporan didalamnya.
"Semoga bisa diterapkan Tahun 2019 mendatang. Kita akan uji coba dulu. Yang pasti kita berusaha bijak memanfaatkan teknologi demi transparansi dan akuntabilitas," ungkap Sulkarnain, saat ditemui di Kendari, (17/8/2018).
Selain pemanfaatan teknologi yang searah dengan visi misi Pemerintah Kota Kendari, yakni berbasis ekologi, teknologi, dan informasi, penerapan sistem itu juga menurutnya akan lebih menghemat 30 persen belanja anggaran daerah.
"Selain memudahkan dari sisi waktu, saya duga kita juga bisa lebih menghemat 30 persen anggaran, alih-alih digunakan untuk anggaran administrasi, 30 persen ini justru kita bisa alokasikan untuk pembiayaan prioritas daerah lainnya, seperti di sektor infrastruktur jalan, jembatan, sektor kesehatan, pendidikan, dan lain-lain," urainya.
Untuk diketahui, sebelumnya Pemerintah Kota Kendari telah menerapkan sistem digitalisasi dalam birokrasi, yakni dengan pemberlakuan transaksi non tunai dalam transaksi gaji pegawai.
Selain itu baru-baru ini Pemkot Kendari telah menyepakati pemberlakuan digitalisasi SPBU dengan menggandeng pihak perbankan yakni BRI dan Telkomsel sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Kendari.
Penulis: Alif
